Kunci Memahami Orang Lain adalah Dengan Memahami Diri Sendiri

Dalam buku Personality Plus ini, Florence berusaha untuk meyakinkan pembaca bahwa mereka punya kepribadian yang menarik yang perlu diselami, terutama jika ingin dapat lingkungan sosial yang menyenangkan, persoalan kepribadian dalam buku ini dikupas secara detail, dimulai dengan pertanyaan atau pernyataan yang kebanyakkan memang membuat pembaca merenung dan akhirya setuju dengan penyampaian Florence.

Banyak pertanyaan yang sengaja dibuat agar memiki relasi dengan jawaban yang mengarah pada kepribadian pembaca, misalnya seperti ringkasan di bagian belakang buku, atau kalau di novel biasa disebut bulrb. Di bulbrnya disampaikan beberapa pertanyaan yang memagn langsung ngena di hati pembaca dan membuat pembaca berpikir keras, seperti pertanyaan, Apakah di rumah dan di tempat kerja saya terorganisir dengan baik dan menjaga segala-galanya agar berada di tempat semestinya?

Personality Plus

Dalam buku ini juga ada bab yang dengan sengaja dirancang agar pembaca bisa melangsungkan tes kepribadian dan mengetahui seperti apa kepribadiannya.

Bagian tes kepribadian dalam buku ini dibuat lewat soal-soal yang kemudian harus dicocokkan dengan kebiasaan para pembaca entah itu di rumah, di lingkungan kerja, atau dilingkungan sosial, dengan 50 pertanyaan perihal kekuatan dan 50 pertanyaan perihal kelemahan yang dimiliki pembaca dalm kepribadiannya, jadi pembaca nggak sekadar membaca saja, tapi juga bisa bersenang-senang dan memahami karakternya lewat tes kepribadian. Nah, bagian tes kepribadian inilah yang membantu pembaca memahami diri sendiri supaya bisa memahami orang lain dan bergaul dengan baik di lingkungan sosialnya.

Lalu, Kepribadian Orang-Orang Di Seluruh Dunia Itu Seperti Apa?

Yang pertama ada si Sanguinis yang suka bicara. Dalam bukunya Florence mengakui kalau dia termasuk dalam tipe orang yang Sangunis yang suka sekali dan mudah bergaul bahkan dengan orang yang baru dikenal. Florence juga mengutarakkan bagaimana menyenangkan dan apa saja kelebihan yang bisa didapatkan dari jenis kepribadian yang satu ini. Misalnya Florence memberikan contoh soal bagaimana keuntungan jadi seorang Sanguinis, dengan realis Florence mengungkapkan bahwa dengan menjadi Sanguinis, ia bisa mendapatkan banyak orang yang dimintai bantuan saat mobilnya mogok diparkiran super market.

Lalu yang kedua adalah tipe kepribadian Melankolis yang super perfect dan ingin semuanya teratur. Florence lagi-lagi membuat bahasan soal Melankolis dengan sangat apik dan realis melalui gambaran tentang sifat suami dan anak laki-lakinya yang tergolong Melankolis. Selain itu, ada juga si Pleghmatis dan Koleris yang dibahas Florence dalam buku Personality Plus ini. Kalau kamu sudah baca be,um bukunya?

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *