Pemeriksaan laboratorium hematologi merupakan suatu pemeriksaan yang berhubungan dengan sel darah dan untuk keperluan klinis. Sehingga untuk melakukan pemeriksaan ini perlu dilakukan persiapan secara matang. Diantara hal yang perlu dipersiapkan adalah terkait bahan pemeriksaan, cara pengambilan serta pengumpulan spesimen, zat anti pembekuan darah dan juga pengawasan mutunya. Jenis pemeriksaan hematologi ada beberapa macam diantaranya yaitu pemeriksaan hematokrit. Hematokrit adalah suatu nilai persentase zat padat dalam darah dengan cairan darah.

Alat Centrifuge

Dalam pemeriksaan hematokrit ini digunakan sebuah alat bernama centrifuge. Hampir disemua toko alat kesehatan sudah banyak yang jual centrifuge ini, guna memudahkan para pihak klinik atau labortorium yang ingin melakukan pengadaan salah satu jenis alat laboratorium ini.

Pemeriksaan hematokrit ini ada 2 macam metode yang digunakan yaitu metode makrohematokrit dan metode mikrohematokrit. Pada pemeriksaan yang menggunakan metode makrohematokrit ada sekitar 1 ml sample darah yang ditaruh di dalam wintrobe yaitu sebuah tabung dengan ukuran panjang 110 mm, berdiameter 2,5 sampai 3 mm dengan skala 0-10 mm. Kemudian akan diputar di dalam centrifuge menggunakan kecepatan sekitar 3ribu rpm.

Sedangkan pemeriksaan yang menggunakan metode mikrohematokrit, tempat sample darah yang dipakai adalah berupa tabung kapiler dengan panjang 75 mm dan berdiameter sekitar 1 mm. tabung kapiler yang biasa dipakai ada 2 yaitu yang memakai heparin diperuntukan bagi sample darah kapiler serta yang tidak menggunakan antikoagulan yang diperuntukan bagi darah EDTA, heparin atau amonium kalium oksalat.

Untuk pemeriksaan, tabung kapiler diisi sampel sampai 2/3 nya dan ujungnnya ditutup menggunakan dempul baru kemudian di putar di dalam centrifuge dalam waktu 5 menit berkecepatan 15ribu rpm. Hasil pemeriksaan hematokrit yang normal berkisar antara 40-48 vol % bagi laki-laki dan bagi perempuan adalah sekitar 37 sampai 43 vol %.

Nah itu tadi adalah sekilas informasi mengenai pemeriksaan hematokrit dan metode apa saja yang biasa dilakukan. Semoga artikel kali ini bisa memberikan anda pengetahuan baru terutama dalam hal pemeriksaan sample darah dan alat yang digunakan untuk melakukannya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *